Senin, 11 Oktober 2010

siapa yang menjadi terbaik .???

TNT Indonesia TNT divisi ekspres mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 1979 dengan nama PT. Skypak International. Jaringan operasional TNT meliputi 33 kota besar di Indonesia, didukung 17 kantor cabang, 14 agen, 10 depot, enam gateway (Jakarta, Surabaya, Batam, Medan, Denpasar, dan Balikpapan) dan 600 karyawan di seluruh Indonesia. 
        Sekilas AIU PT. Asuransi AIU Indonesia, anggota dari American International Group, Inc. menjalankan usahannya pada tanggal 1 April 1970. Dengan pengalaman lebih dari 35 tahun memberikan pelayanan terhadap nasabah lokal maupun nasabah asing, AIU adalah salah satu perusahaan asuransi yang paling disegani dan paling berpengalaman di dunia asuransi di Indonesia. Bisnis inti PT. Asuransi AIU Indonesia terdiri dari : • Program asuransi industri untuk pabrik berskala sedang sampai dengan yang berskala besar. • Paket asuransi komersial untuk distributor, pemilik properti dan pemilik toko. • Produk asuransi konsumen seperti Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Kesehatan, Asuransi Perjalanan, Asuransi Mobil dan Asuransi Rumah Tinggal untuk perorangan, kelompok dan dan institusi keuangan / bancassurance. • Polis financial Lines untuk para profesional dan perusahaan. • Program Asuransi Migas untuk sektor industri perminyakan, pertambangan dan infrastruktur. • Produk Tanggung Gugat untuk perusahaan dan perorangan. 
PT IM2 • Contact Center IM2 beroperasi sejak tahun 2001 untuk memberikan layanan purna jual dan kenyamanan kepada seluruh pelanggan jasa IM2. Aksesibilitas adalah hal yang dikedepankan, dengan ketersediaan berbagai media kontak seperti email, chat, telepon dan fax yang dapat mempermudah pelanggan menghubungi Contact Center. Pelayanan prima yang diberikan kepada pelanggan telah membuat Contact Center IM2 empat kali penghargaan Call Center Award for Service Excellent (2006-2009) dan The Best Contact Center Indonesia tahun 2007 dan 2008. 
           PT BRI Berawal dari lembaga yang mengelola dana masjid, pada 16 desember 1985 lahirlah lembaga keuangan kecil bernama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden di Purwokerto sebagai Cikal Bakal Bank BRI. Setelah Jepang kalah Perang Dunia II dan Indonesia merdeka, pemerintah Indonesia kembali mengubah nama lembaga tersebut menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada 22 Februari 1946. Pada tanggal 10 November 2003, BRI go public dan pemerintah melepas 30% kepemilikan sahamnya kepada publik. Tahun 2008, BRI mencatata laba terbesar perbankan nasional yaitu Rp. 5.96 triliun setelah taksiran pajak. Kini BRI semakin kokoh berdiri di tengah-tengah perekonomian Indonesia dari desa sampai kota.
        PT. First Media Tbk PT. First Media Tbk. memiliki dan mengoperasikan jaringan kabel dua arah HFC (Hybrid Fiber-Coaxial) terbesar yang menawarkan platform Triple Play untuk layanan TV Kabel, Internet dan Komunikasi Data. Pada akhir 2008 jaringan kabel First Media telah menjangkau 500.000 rumah di Jatabek dan Surabaya. Digitalisasi memungkinkan transmisi internet berkecepatan tinggi dan 100 saluran TV secara serempak yang menjadikan First Media sebagai penyedia Triple Play terkemuka di Indonesia saat ini. 
       PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia. TELKOM (yang selanjutnya disebut juga Perseroan atau Perusahaan) menyediakan jasa telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line), jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (cellular), data & internet dan network & interkoneksi baik secara langsung maupun melalui perusahaan asosiasi. Sampai dengan 31 Desember 2007 jumlah pelanggan TELKOM sebanyak 63,0 juta pelanggan yang terdiri dari pelanggan telepon tidak bergerak kabel sejumlah 8,7 juta, pelanggan telepon tidak bergerak nirkabel sejumlah 6,4 juta pelanggan dan 47,9 juta pelanggan jasa telepon bergerak. Pertumbuhan jumlah pelanggan TELKOM di tahun 2007 sebanyak 29,9%. Saham TELKOM per 31 Desember 2007 dimiliki oleh pemerintah Indonesia (51,82%) dan pemegang saham publik (48,18%). Saham TELKOM tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), New York (NYSE), London Stock Exchange (LSE) dan Tokyo Stock Exchange, 
       tanpa tercatat.  Dirjen Pajak Organisasi Direktorat Jenderal Pajak pada mulanya merupakan perpaduan dari beberapa unit organisasi yaitu : • Jawatan Pajak yang bertugas melaksanakan pemungutan pajak berdasarkan perundang-undangan dan melakukan tugas pemeriksaan kas Bendaharawan Pemerintah; • Jawatan Lelang yang bertugas melakukan pelelangan terhadap barang-barang sitaan guna pelunasan piutang pajak Negara; • Jawatan Akuntan Pajak yang bertugas membantu Jawatan Pajak untuk melaksanakan pemeriksaan pajak terhadap pembukuan Wajib Pajak Badan; dan • Jawatan Pajak Hasil Bumi (Direktorat Iuran Pembangunan Daerah pada Ditjen Moneter) yang bertugas melakukan pungutan pajak hasil bumi dan pajak atas tanah yang pada tahun 1963 dirubah menjadi Direktorat Pajak Hasil Bumi dan kemudian pada tahun 1965 berubah lagi menjadi Direktorat Iuran Pembangunan Daerah (IPEDA). Dengan keputusan Presiden RI No. 12 tahun 1976 tanggal 27 Maret 1976, Direktorat Ipeda diserahkan dari Direktorat Jenderal Moneter kepada Direktorat Jenderal Pajak. Pada tanggal 27 Desember 1985 melalui Undang-undang RI No. 12 tahun 1985 Direktorat IPEDA berganti nama menjadi Direktorat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Demikian juga unit kantor di daerah yang semula bernama Inspeksi Ipeda diganti menjadi Inspeksi Pajak Bumi dan Bangunan, dan Kantor Dinas Luar Ipeda diganti menjadi Kantor Dinas Luar PBB. Untuk mengkoordinasikan pelaksanaan tugas di daerah, dibentuk beberapa kantor Inspektorat Daerah Pajak (ItDa) yaitu di Jakarta dan beberapa daerah seperti di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Indonesia Timur. Inspektorat Daerah ini kemudian menjadi Kanwil Ditjen Pajak (Kantor Wilayah) seperti yang ada sekarang ini. 
       BNI Berdiri sejak 1946, BNI yang dahulu dikenal sebagai Bank Negara Indonesia, merupakan bank yang didirikan dan dimiliki oleh pemerintah Indonesia. Bank Negara Indonesia mulai mengedarkan alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia, yakni ORI atau Oeang Republik Indonesia, pada malam menjelang tanggal 30 Oktober 1946, hanya beberapa bulan sejak pembentukannya. Hingga kini, tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Keuangan Nasional, sementara hari pendiriannya yang jatuh pada tanggal 5 Juli ditetapkan sebagai Hari Bank Nasional. Pada tahun 2004, identitas perusahaan yang diperbaharui mulai digunakan untuk menggambarkan prospek masa depan yang lebih baik, setelah keberhasilan mengarungi masa-masa yang sulit. Sebutan 'Bank BNI' dipersingkat menjadi 'BNI', sedangkan tahun pendirian - '46' - digunakan dalam logo perusahaan untuk meneguhkan kebanggaan sebagai bank nasional pertama yang lahir pada era Negara Kesatuan Republik Indonesia. 
       PT. Indosat PT Indonesian Satellite Corporation Tbk adalah sebuah perusahaan penyelenggara jasa telekomunikasi internasional di Indonesia. Indosat merupakan perusahaan telekomunikasi dan multimedia terbesar kedua di Indonesia untuk jasa seluler (Satelindo, IM3, StarOne). Indosat juga mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta, Bursa Saham Singapura, serta Bursa Saham New York. Indosat didirikan pada tahun 1967 sebagai Perusahaan Modal Asing, dan memulakan operasinya pada tahun 1969. Pada tahun 1980 Indosat menjadi Badan Usaha Milik Negara yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Hingga sekarang, Indosat menyediakan layanan telekomunikasi internasional seperti SLI dan layanan transmisi televisi antarbangsa. 
        Bank Mandiri Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998, sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintaha Indonesia. Pada bulan Juli 1999, empat bank pemerintah -- Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Exim and Bapindo–dilebur menjadi Bank Mandiri. Masing-masing dari keempat legacy banks memainkan peran yang tak terpisahkan dalam pembangunan perekonomian Indonesia. Sampai dengan hari ini, Bank Mandiri meneruskan tradisi selama lebih dari 140 tahun memberikan kontribusi dalam dunia perbankan dan perekonomian Indonesia. 
        PT. Bank Central Asia PT Bank Central Asia, Tbk yang juga dikenal dengan nama BCA, sejak didirikan pada tanggal 21 Februari 1957 terus tumbuh dan berkembang secara signifikan. Selain asset yang terus meningkat dan predikat sebagai Bank Devisa yang diraih sejak tahun 1977, kepercayaan masyarakat adalah asset lain yang terus mendorong BCA menjadi bank yang terpercaya dengan jumlah nasabah dan jaringan yang terus meningkat. Hingga per Desember 2002 BCA mempunyai lebih dari 6,8 juta rekening dan mengelola asset lebih dari Rp 116,896 triliun sehingga menjadi Bank Retail/Consumer terbesar di Indonesia. Kinerja yang mengesankan tersebut, menjadi dasar bagi BCA untuk mengambil langkah strategis dengan melakukan go public di pasar modal. Sejak itu BCA menjadi perusahaan publik yang senantiasa mengupayakan terjadinya keseimbangan antara keuntungan yang diperoleh dengan kualitas layanan yang diberikan kepada nasabah. Kondisi yang mengesankan ini secara kontinyu diperkuat oleh asset lain berupa sumber daya manusia yang tangguh. BCA, senantiasa menyadari pentingnya pertumbuhan dan menghargai kepercayaan.    
        PT. Hutchison CP Telecommunicatioan Hutchison Telecommunications International Limited adalah pemimpin global penyedia layanan telekomunikasi. Saat ini kami menawarkan mobile dan fixed-line layanan telekomunikasi di Hong Kong, dan mengoperasikan layanan telekomunikasi selular di Macau, Israel, Indonesia, Vietnam, Sri Lanka, Ghana dan Thailand. Kami pertama penyedia layanan ponsel 3G di Hong Kong dan Israel dan mengoperasikan brands 3 (Three). Kami pemegang saham terbesar Hutchison Whampoa Limited, produk yang diakui dalam layanan telekomunikasi dan membawa keahlian dan skala untuk bisnis kami. Hutchison Telecom telah terdaftar di Bursa Efek Hong Kong (SEHK: 2332) dan New York Stock Exchange (NYSE: HTX) pada Oktober 2004.     PERTAMINA PERTAMINA adalah perusahaan minyak dan gas bumi yang dimiliki Pemerintah Indonesia (National Oil Company), yang berdiri sejak tanggal 10 Desember 1957 dan peralihannya berdasarkan PP No.31 Tahun 2003 "TENTANG PENGALIHAN BENTUK PERUSAHAAN PERTAMBANGAN MINYAK DAN GAS BUMI NEGARA (PERTAMINA) MENJADI PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)" Maksud dari Perusahaan Perseroan adalah untuk menyelenggarakan usaha di bidang minyak dan gas bumi, baik di dalam maupun di luar negeri serta kegiatan usaha lain yang terkait atau menunjang kegiatan usaha di bidang minyak dan gas bumi tersebut. Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang MIGAS baru, Pertamina tidak lagi menjadi satu-satunya perusahaan yang memonopoli industri MIGAS dimana kegiatan usaha minyak dan gas bumi diserahkan kepada mekanisme pasar. Adapun tujuan dari Perusahaan Perseroan adalah untuk: 1. Mengusahakan keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan Perseroan secara efektif dan efisien. 2. Memberikan kontribusi dalam meningkatkan kegiatan ekonomi untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Visi - Menjadi Perusahaan Minyak Nasional Kelas Dunia Misi - Menjalankan usaha inti minyak, gas, dan bahan bakar nabati secara terintegrasi, berdasarkan prinsip-prinsip komersial yang kuat Tata Nilai Pertamina : Clean (Bersih), Competitive (Kompetitif), Confident (Percaya Diri), Customer Focused (Fokus Pada Pelanggan), Commercial (Komersial), Capable (Berkemampuan) Saat ini sedang proses Transformasi Pertamina dengan hasil yang diinginkan sebagai perusahaan panutan (role model) di Indonesia.